Menembus Batas Bahasa: Memberdayakan Senyum di Taman Mini Indonesia Indah
Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya ingin membantu seseorang, namun terkendala oleh kata kata yang tak kunjung terucap? Itulah tantangan nyata yang sering dihadapi oleh rekan rekan staf di Taman Mini Indonesia Indah TMII saat menyambut wisatawan mancanegara. Sebagai etalase budaya Indonesia, TMII bukan sekadar destinasi wisata, melainkan jembatan pertama bagi dunia untuk mengenal keramahtamahan kita. Menyadari hal ini, BINUS University melalui tim Language Center hadir untuk mengubah kecemasan tersebut menjadi rasa percaya diri melalui pelatihan Basic Expressions yang hangat dan aplikatif.
Pada tanggal 3 Desember 2025, suasana Bale Panjang di TMII terasa berbeda dari biasanya. Di bawah pelaksanaan Michael Setiawan, S.Pd., M.Hum. sebagai pelaksana, dan Dr. Franklin G. Talaue, MA, sebanyak 30 peserta berkumpul dengan semangat yang sama, ingin memberikan pelayanan terbaik bagi dunia. Kegiatan pengabdian masyarakat PkM ini bukan sekadar kelas formal, melainkan ruang berbagi di mana para dosen dari Faculty of Humanities BINUS University turun langsung untuk menyentuh sisi humanis dari komunikasi. Mereka memahami bahwa di balik setiap kosakata yang diajarkan, ada martabat bangsa yang sedang direpresentasikan oleh para staf garda terdepan ini.
Metode pelatihan dilakukan secara interaktif, berfokus pada keterampilan berbicara yang sering kali menjadi momok bagi banyak orang. Dengan sabar, tim BINUS membekali peserta dengan ekspresi ekspresi dasar yang menjadi fondasi penting dalam berinteraksi dengan turis asing. Bahasa Inggris adalah kunci komunikasi internasional, dan kami ingin memastikan staf TMII memiliki kunci tersebut untuk membuka pintu keramahan yang lebih luas, ungkap tim dalam visi mereka. Melalui simulasi langsung, para peserta diajak untuk tidak takut salah, karena setiap usaha untuk berkomunikasi adalah langkah menuju pemberdayaan diri yang lebih bermartabat.
Dampak dari kegiatan ini jauh melampaui sekadar penguasaan tata bahasa. Ada binar kebanggaan di mata para staf saat mereka berhasil mempraktikkan cara mengklarifikasi informasi dan memberikan bantuan dalam bahasa Inggris. Transformasi emosional ini selaras dengan misi BINUS University dalam mendukung Quality Education dan kemitraan demi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs. Dengan memperkuat kapasitas masyarakat lokal, kita sebenarnya sedang membangun fondasi ekonomi dan citra pariwisata Indonesia yang lebih tangguh di kancah global.
Perjalanan untuk memberdayakan masyarakat tidak boleh berhenti di sini, karena setiap kata yang dipelajari hari ini adalah senyum yang akan menyambut dunia esok hari. Kami mengundang Anda, para dosen, mahasiswa, dan seluruh lapisan masyarakat, untuk terus berkolaborasi dan menjadi bagian dari perubahan positif ini bersama BINUS University. Mari kita bersama sama menciptakan dampak nyata yang mengubah hambatan menjadi peluang. Apakah Anda siap untuk berkontribusi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat berikutnya bersama kami, mari berbagi inspirasi di kolom komentar atau hubungi kami untuk peluang kolaborasi lebih lanjut.-