Membangun Kemandirian Desa: Langkah Nyata BINUS University dalam Memberdayakan Pengurus Koperasi Merah Putih
Di tengah deru pembangunan ekonomi nasional, koperasi tetap menjadi denyut nadi utama yang memompa semangat kemandirian dan solidaritas antarwarga di pelosok desa. Namun semangat saja tidak cukup, diperlukan kecakapan manajemen yang mumpuni agar sebuah koperasi mampu bertahan dan berkembang di era digital. Inilah yang mendasari Dr. Leni Susanti S.E., M.Si. seorang pakar Manajemen Keuangan dari BINUS University untuk menginisiasi langkah nyata melalui pelaksanaan pelatihan intensif bagi para pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih KDKMP. Program ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan sebuah misi untuk membentuk para pionir ekonomi kerakyatan yang memiliki integritas dan daya saing global.
Langkah pemberdayaan ini mengambil tempat di Hotel Santika Tasikmalaya pada awal Desember 2025. Selama dua hari penuh suasana hangat menyelimuti pertemuan antara akademisi dan praktisi akar rumput ini. Dengan fokus utama pada peningkatan kompetensi pengurus di wilayah Ciamis kegiatan ini menjadi jembatan bagi para pengelola KDKMP untuk mendalami tata kelola yang transparan dan profesional. Kehadiran BINUS University di sini menegaskan bahwa pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk turun langsung ke lapangan, memastikan bahwa setiap pengetahuan yang diajarkan di kelas dapat dirasakan manfaatnya secara konkret oleh masyarakat luas.
Dalam prosesnya pelatihan ini mengupas tuntas berbagai aspek krusial mulai dari regulasi, akuntansi dasar, hingga strategi audit internal. Dr Leni bersama timnya mengajak peserta untuk tidak hanya mahir dalam menyusun laporan pertanggungjawaban, tetapi juga berani bermimpi lebih besar melalui penyusunan business plan dan pitch deck yang inovatif. Sisi emosional dari kegiatan ini sangat terasa saat para pengurus mulai menyadari bahwa manajemen yang baik adalah bentuk penghormatan terhadap amanah warga yang mereka pimpin. Transformasi ini diharapkan mampu mengikis keraguan dan menggantinya dengan optimisme dalam menggerakkan roda ekonomi desa secara efektif.
Menariknya pelatihan ini juga menyentuh aspek digitalisasi yang kini menjadi kebutuhan mutlak bagi eksistensi koperasi. Para peserta diperkenalkan dengan penggunaan aplikasi koperasi, microsite, dan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan usaha. Selain teknologi penanaman entrepreneurial mindset menjadi kunci agar pengurus mampu mendampingi unit usaha anggota dengan visi yang jauh ke depan. Upaya ini sejalan dengan komitmen BINUS terhadap Sustainable Development Goals SDGs khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta pengembangan infrastruktur industri yang berkelanjutan.
Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan komunitas lokal dapat menciptakan dampak yang luar biasa bagi kemajuan bangsa. Setiap pengurus yang pulang membawa sertifikasi dan pengetahuan baru adalah benih perubahan yang akan menyuburkan ekonomi di desanya masing masing. Kami percaya bahwa pemberdayaan masyarakat adalah sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi dan empati. Apakah Anda juga terinspirasi untuk menjadi bagian dari perubahan positif bersama kami, mari berkolaborasi dan terus dukung berbagai inisiatif pengabdian masyarakat dari BINUS University untuk masa depan Indonesia yang lebih cerdas dan berdaya.