Menenun Strategi, Memberdayakan Industri: Kisah Transformasi di BNI University

Dunia perbankan bukan sekadar angka dan transaksi, ia adalah tentang membangun kepercayaan dan menjadi jembatan bagi impian para pelaku bisnis. Pada tanggal 2 Desember 2025, suasana di BNI University terasa berbeda, penuh dengan semangat belajar yang membara dari para Account Manager Bank BNI. Di sinilah BINUS University melalui Dr. Minsani Mariani hadir, bukan sekadar memberikan materi, melainkan melaksanakan misi pemberdayaan untuk mengasah ketajaman analisis dan empati para bankir dalam memahami nadi bisnis nasabah mereka.

Kegiatan yang bertajuk “Brevet Wholesale Transaction Banking Program – Advance Level 2025” ini lahir dari sebuah kesadaran mendalam akan pentingnya peran Account Manager sebagai mitra strategis. Mengapa ini krusial, karena di tengah dinamika pasar yang tidak menentu, nasabah membutuhkan lebih dari sekadar layanan produk, mereka membutuhkan penasihat bisnis yang mampu memetakan tantangan dan peluang dengan presisi. Melalui pendekatan Business Model Canvas BMC, para peserta diajak untuk menyelami struktur inti dari berbagai industri, mulai dari manufaktur, ritel, hingga teknologi, sehingga setiap solusi keuangan yang ditawarkan nantinya benar-benar tepat sasaran dan bernilai tambah.

Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif dan menyentuh sisi humanis dari sebuah profesi bankir. Dr. Minsani memandu sesi dengan simulasi role-play dan studi kasus nyata, seperti industri grocery dan manufaktur, yang memaksa para peserta keluar dari zona nyaman mereka. Ada momen emosional ketika para peserta menyadari bahwa di balik setiap kolom BMC yang mereka isi, terdapat nasib usaha dan kesejahteraan banyak orang yang bergantung pada keputusan strategis yang mereka ambil. Metode ini mengubah cara pandang mereka, dari sekadar menjual produk menjadi memberikan solusi yang memanusiakan bisnis.

Keberhasilan program ini pun menjadi bukti nyata dari komitmen BINUS University dalam mendukung Sustainable Development Goals SDGs, khususnya dalam menciptakan pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, serta pendidikan berkualitas. Dengan dukungan dana inkind sebesar Rp5.000.000, inisiatif ini membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan industri dapat menciptakan dampak domino yang positif bagi penguatan infrastruktur ekonomi nasional. Sebanyak puluhan peserta dari berbagai divisi, seperti Commercial dan Corporate Banking, kini membawa pulang senjata baru berupa ketajaman visi dan strategi untuk melayani masyarakat dengan lebih baik.

Perjalanan pemberdayaan ini tidak berhenti di sini, karena setiap ilmu yang dibagikan adalah benih bagi masa depan Indonesia yang lebih tangguh. Kami mengundang Anda, para dosen dan mahasiswa, untuk turut serta mengambil peran dalam langkah nyata lainnya yang mampu mengubah wajah masyarakat kita. Ingin tahu bagaimana ide-ide brilian Anda dapat dikonversi menjadi aksi pengabdian yang berdampak.