Di tengah deru digitalisasi yang kian kencang, banyak sektor usaha kecil dan menengah yang masih berjuang untuk tetap relevan, tak terkecuali sektor kesehatan seperti apotek. Pada 10 Januari 2026, BINUS University melalui dosen Computer Science, Rani Puspita, S.Kom., M.Kom., melaksanakan sebuah inisiatif pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang menyentuh sisi kemanusiaan di balik teknologi. Kegiatan bertajuk Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Alat Bantu Analisis Penjualan Apotek ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan sebuah misi untuk memberdayakan staf di Apotek Mawar Merah agar mampu menatap masa depan dengan lebih percaya diri.
Kisah ini bermula dari sebuah pengamatan mendalam di Apotek Mawar Merah Jakarta Timur di mana pengelolaan stok dan analisis penjualan masih menjadi tantangan yang sering kali membebani para staf. Rasa cemas akan kekurangan obat atau kerugian akibat stok yang berlebih menjadi keresahan harian bagi para apoteker dan asisten tenaga teknis kefarmasian ATTK di sana. Berangkat dari empati tersebut BINUS hadir untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan melalui edukasi ChatGPT membuktikan bahwa kecerdasan buatan bukanlah ancaman melainkan asisten cerdas yang mampu meringankan beban kerja manusia.
Pelatihan yang dilakukan secara daring melalui Google Meet ini dikemas dengan pendekatan yang hangat dan interaktif mulai dari pengenalan dasar hingga simulasi praktis. Rani Puspita mengajak para peserta menyelami fungsi ChatGPT dalam menganalisis data penjualan dan memprediksi kebutuhan stok produk secara bijak. Tak ada lagi kebingungan saat melihat tumpukan data, melalui simulasi prompt yang tepat teknologi ini diubah menjadi alat bantu yang mampu memberikan rekomendasi strategis demi kelangsungan bisnis apotek yang lebih sehat.
Dampak dari kegiatan ini sangat terasa pada senyum kepuasan dan binar optimisme para staf Apotek Mawar Merah. Mereka kini menyadari bahwa efisiensi yang dihasilkan oleh AI memberikan mereka lebih banyak waktu untuk fokus pada hal yang paling utama dalam profesi mereka, melayani kesehatan masyarakat dengan lebih personal dan tulus. Transformasi ini adalah bukti nyata dari misi BINUS University untuk terus memberikan dampak sosial yang signifikan, mengubah keterbatasan menjadi peluang, dan memastikan bahwa tidak ada komunitas yang tertinggal di era kecerdasan buatan.
Kami mengundang Anda para dosen mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung dan berkolaborasi dalam gerakan pemberdayaan ini. Mari bersama sama menciptakan lebih banyak kisah inspiratif yang membawa perubahan nyata bagi Indonesia. Kunjungi laman resmi Community Empowerment BINUS University untuk mengetahui lebih banyak tentang kegiatan kami dan bagaimana Anda dapat berkontribusi. Mari berdaya bersama untuk masa depan yang lebih cerdas dan manusiawi.-

