Menghidupkan Kembali Akar Budaya: Transformasi Rawa Belong Melalui Seni Mural
Kawasan Rawa Belong yang selama ini dikenal sebagai jantung budaya Betawi di Jakarta menghadapi tantangan modernisasi yang perlahan mengaburkan identitas lokal di ruang publiknya. Menanggapi kondisi tersebut tim Pengabdian Kepada Masyarakat PKM dari School of Design BINUS University hadir membawa semangat revitalisasi. Melalui tangan dingin Nazilah Abdullah S Sn M Ds dan rekan rekan dosen lainnya program ini bukan sekadar mengecat dinding melainkan upaya mendalam untuk mengembalikan ruh budaya Betawi ke tengah tengah pemukiman padat penduduk yang kini mulai kehilangan narasi visualnya.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu 7 Desember 2025 ini memusatkan fokus pada wilayah RW 08 Rawa Belong Jakarta Barat. Pilihan lokasi ini menjadi krusial karena ruang publik di sana sebelumnya dirasa kurang memiliki karakter kuat yang mencerminkan kekayaan sejarah wilayahnya. Dengan melibatkan kolaborasi harmonis antara dosen mahasiswa dan warga setempat BINUS University berusaha mewujudkan visi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDG 11 yaitu menciptakan pemukiman yang aman tangguh dan inklusif secara budaya. Kehadiran tim di lapangan menjadi jembatan antara nilai akademik dan kebutuhan riil masyarakat akan lingkungan yang lebih tertata dan manusiawi.
Proses revitalisasi dilakukan melalui metode pembuatan mural edukatif yang interaktif. Mural mural ini tidak hanya memanjakan mata dengan komposisi warna yang cerah tetapi juga menyisipkan pesan pesan lingkungan yang dibalut dengan narasi budaya lokal. Setiap goresan kuas merupakan hasil pemikiran mendalam tentang bagaimana elemen desain interior dan komunikasi visual dapat menyentuh sisi emosional warga. Dengan pendekatan partisipatif ini warga diajak untuk tidak hanya menjadi penonton tetapi juga pemilik dari karya seni yang kini menghiasi dinding dinding gang mereka sehingga menumbuhkan rasa kepemilikan sense of ownership yang kuat.
Dampak dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas visual lingkungan yang lebih rapi dan edukatif. Lebih dari sekadar estetika revitalisasi ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan komunitas terhadap perubahan zaman dengan tetap berpijak pada identitas Betawi. Secara akademis pengalaman ini pun dibawa kembali ke ruang kelas sebagai materi pengkayaan mata kuliah Interior Drawing dan Teori Warna memastikan bahwa ilmu pengetahuan yang diajarkan di BINUS University selalu relevan dengan dinamika sosial yang ada di lapangan.
Kisah sukses di Rawa Belong ini hanyalah satu dari sekian banyak langkah nyata BINUS University dalam memberdayakan masyarakat melalui kreativitas dan inovasi. Kita semua memiliki peran untuk menjaga agar api budaya tetap menyala di tengah hiruk pikuk metropolitan. Apakah Anda siap untuk menjadi bagian dari perubahan positif berikutnya di lingkungan sekitar Anda, mari berkolaborasi bersama kami untuk menciptakan ruang publik yang lebih bercerita dan bermakna bagi generasi mendatang.