Loading
Loading...
Menu BINUS

Menghidupkan Literasi Digital: Menembus Batas Belajar Bahasa Inggris di Era Society 5.0

Dunia yang kita tinggali saat ini tidak lagi sekadar tentang mesin, melainkan tentang bagaimana teknologi dapat mempermanusia hubungan kita dengan sesama. Di tengah derasnya arus transformasi digital, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan jembatan emosional untuk memahami dunia secara lebih luas. Menyadari pentingnya hal tersebut, BINUS University melalui tim pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Desi Indrawati, S.Pd., M.Hum., menghadirkan inisiatif bertajuk Go Digital: Enhancing English Literacy in the Era of Society 5.0. Kegiatan ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan upaya tulus untuk memastikan bahwa setiap individu memiliki kepercayaan diri untuk bersuara di panggung global yang semakin terdigitalisasi.

Pada tanggal 10 Januari 2026, ruang virtual Zoom menjadi saksi pertemuan hangat antara para pengajar dari Digital Language Learning Center (DLLC) dengan komunitas guru mitra Language Center BINUS Bandung serta masyarakat umum. Di balik layar komputer masing-masing, tersimpan semangat yang sama, keinginan untuk tidak tertinggal oleh zaman. Webinar ini dirancang dengan metode pengajaran yang interaktif, di mana para peserta tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi diajak untuk menyelami strategi digital literasi yang relevan dengan tantangan nyata di era Society 5.0. Ada sebuah harapan besar bahwa teknologi tidak akan menggantikan peran manusia, melainkan menjadi alat yang memperkuat kemampuan kita dalam berkomunikasi.

Bagi seorang guru, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana membuat siswa tetap antusias di tengah distraksi dunia maya. Dalam sesi ini, materi yang diberikan fokus pada hal-hal esensial namun berdampak besar, seperti cara menulis surat elektronik formal yang baik dan benar. Hal sederhana ini seringkali menjadi penentu profesionalisme seseorang di masa depan. Dengan biaya program yang efisien sebesar Rp1.050.000, program ini membuktikan bahwa dedikasi untuk pemberdayaan masyarakat tidak selalu diukur dari besarnya anggaran, melainkan dari kedalaman dampak dan manfaat yang dirasakan oleh para peserta.

Keberhasilan kegiatan ini terlihat dari antusiasme delapan perwakilan mitra yang terlibat aktif dalam setiap diskusi dan proyek yang diberikan. Mereka pulang dengan membawa perspektif baru serta materi pengayaan yang dapat langsung diterapkan di ruang kelas maupun kehidupan profesional mereka. Keberhasilan ini adalah cerminan dari misi BINUS University untuk terus memberikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas, yang mendukung kesempatan belajar seumur hidup bagi semua kalangan. Setiap masukan, termasuk usul penyempurnaan materi kepenulisan, kami terima dengan tangan terbuka sebagai langkah untuk terus bertumbuh bersama komunitas.

Perjalanan menuju masyarakat digital yang cerdas literasi masih panjang, namun langkah kecil yang kita ambil hari ini akan menentukan kualitas masa depan generasi mendatang. Kami mengundang Anda, para dosen, mahasiswa, dan rekan-rekan masyarakat, untuk menjadi bagian dari gerakan perubahan ini. Mari kita terus berkolaborasi dan berbagi inspirasi demi menciptakan dampak sosial yang nyata bagi Indonesia. Apakah Anda tertarik untuk berkolaborasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat kami berikutnya, kunjungi laman Community Empowerment kami dan mari kita buat perubahan bersama.-

OUR TEAMS ARE HERE TO HELP
Wer’e commetidot empouring a waist expertngdiance and tailored solutions.