PMP Mindset 2: Membangun Pola Pikir Profesional dalam Manajemen Proyek
Pelatihan PMP Mindset 2 merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan bagi kalangan profesional dan publik yang ingin memperdalam pemahaman mengenai pola pikir Project Management Professional (PMP). Kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta memahami tidak hanya konsep teknis manajemen proyek, tetapi juga cara berpikir strategis yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan proyek secara nyata, khususnya dalam konteks persiapan ujian sertifikasi PMP.
Melalui pendekatan pelatihan daring, kegiatan ini memberikan fleksibilitas bagi peserta dari berbagai latar belakang dan wilayah untuk mengikuti materi secara optimal. Materi pelatihan menekankan pentingnya mindset PMP yang berfokus pada integrasi proses, pengambilan keputusan berbasis nilai, serta pemahaman peran manajer proyek sebagai pemimpin yang mampu menyeimbangkan kebutuhan stakeholder, tim, dan organisasi.
Pelatihan ini juga membahas perubahan pendekatan manajemen proyek modern yang menuntut adaptabilitas, kolaborasi, dan orientasi pada hasil. Peserta diajak untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip PMP diterapkan dalam berbagai skenario proyek, baik pada proyek tradisional maupun proyek yang bersifat dinamis. Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar untuk lulus ujian sertifikasi, tetapi juga memperoleh wawasan praktis yang relevan dengan dunia kerja.
Sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang manajemen proyek. Peningkatan pemahaman terhadap mindset PMP diharapkan dapat mendorong profesional untuk bekerja lebih terstruktur, efisien, dan bertanggung jawab dalam mengelola proyek, sehingga memberikan dampak positif bagi organisasi dan lingkungan kerja secara luas.
Dengan terselenggaranya PMP Mindset 2, diharapkan peserta memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menghadapi ujian sertifikasi PMP serta mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen proyek profesional dalam praktik sehari-hari. Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata institusi pendidikan dalam mendukung pengembangan kompetensi profesional yang berkelanjutan di era global.