Dunia teknologi berkembang begitu pesat, seringkali meninggalkan tanda tanya tentang bagaimana ia benar benar menyentuh sisi kemanusiaan kita. Di tengah hiruk pikuk inovasi tersebut, BINUS University melalui program Pengabdian Pada Masyarakat P2M terus berupaya menjembatani celah pengetahuan antara kecerdasan buatan dan realitas sosial. Semangat inilah yang melatarbelakangi lahirnya sebuah inisiatif edukatif bertajuk Can AI Read Your Body Language, sebuah webinar yang dirancang bukan sekadar untuk memaparkan teori, melainkan untuk menginspirasi masyarakat akademik tentang potensi teknologi dalam memahami perilaku manusia.
Kegiatan inspiratif ini dilaksanakan oleh Hanis Amalia Saputri, S.Kom., M.Kom., seorang pakar dari School of Computer Science BINUS University, pada tanggal 2 Desember 2025. Melalui ruang virtual Zoom, lebih dari 60 peserta dari kalangan komunitas universitas berkumpul untuk menyelami bagaimana Computer Vision mampu menerjemahkan isyarat isyarat non verbal yang selama ini hanya bisa dirasakan oleh manusia. Webinar ini menjadi bukti nyata bahwa di balik deretan kode dan algoritma, terdapat misi besar untuk menciptakan sumber daya manusia yang lebih unggul dan melek teknologi.
Persoalan utama yang dihadapi saat ini bukanlah kekurangan teknologi, melainkan bagaimana cara membagikan pengetahuan tersebut agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Itulah mengapa Hanis tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga metode pelatihan yang interaktif agar peserta memahami mekanisme di balik layar bagaimana AI membaca gerak gerik kita. Dengan gaya penyampaian yang hangat dan profesional, sesi ini berhasil mengubah topik teknis yang kompleks menjadi wawasan yang terasa sangat dekat dan bermanfaat bagi setiap individu yang hadir.
Dampak dari kegiatan ini melampaui sekadar angka kehadiran, ia menyentuh aspek emosional tentang bagaimana kita melihat masa depan kolaborasi antara manusia dan mesin. Bagi para mahasiswa dan pengajar, materi ini membuka mata bahwa teknologi AI dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas interaksi sosial dan profesional. Keberhasilan acara yang didanai sepenuhnya oleh Universitas Bina Nusantara ini menunjukkan komitmen tulus institusi dalam memberdayakan komunitas tanpa melihat batasan biaya, memastikan bahwa ilmu pengetahuan tetap menjadi hak yang dapat diakses oleh semua pihak.
Perjalanan untuk memberdayakan masyarakat melalui teknologi masih panjang, dan langkah kecil ini adalah bagian dari visi besar BINUS untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Kami percaya bahwa dengan memahami teknologi, kita tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pemegang kendali atas masa depan yang lebih inklusif. Apakah Anda siap untuk menjadi bagian dari perubahan positif berikutnya bersama kami, mari berkolaborasi dan jelajahi lebih banyak peluang pemberdayaan masyarakat di laman resmi Community Empowerment BINUS University sekarang juga.-

