Menenun Asa UMKM: Langkah Nyata BINUS University dalam Strategi Keberlanjutan

Di tengah dinamika ekonomi Indonesia yang kian menantang, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM berdiri sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang menggerakkan roda ekonomi bangsa. Namun semangat saja sering kali tidak cukup jika tidak dibarengi dengan strategi finansial dan pengembangan yang matang. Menyadari hal tersebut BINUS University melalui program Pengabdian kepada Masyarakat PKM hadir sebagai jembatan ilmu, berupaya menyentuh sisi kemanusiaan melalui pemberdayaan intelektual agar para pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.

Cerita inspiratif ini dimulai pada tanggal 27 Agustus 2024 ketika Bapak Arief Budiman S.E., M.B.A. seorang dosen ahli dari program International Business Management BINUS meluangkan waktu dan pemikirannya untuk mendampingi komunitas UMKM di Tangerang Selatan secara daring. Melalui ruang virtual Zoom jarak fisik seolah sirna digantikan oleh antusiasme yang hangat dari para peserta, salah satunya pemilik usaha Dim Sum, yang rindu akan wawasan baru dalam mengelola bisnis mereka. Bapak Arief melaksanakan misi sederhana namun mendalam, memberikan pemahaman tentang alokasi keuangan yang efektif dan strategi pengembangan usaha yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari hari.

Mengapa kegiatan ini begitu krusial, data menunjukkan bahwa UMKM menyumbang lebih dari 60 persen PDB Indonesia dan menyerap hingga 97 persen tenaga kerja, namun hanya sekitar 13 persen yang sudah memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Di balik angka angka tersebut ada impian keluarga dan masa depan karyawan yang bergantung pada kesehatan bisnis tersebut. Dengan pendekatan yang edukatif dan penuh empati Bapak Arief membedah bagaimana strategi yang tepat dapat menjadi napas baru bagi usaha kecil, memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi komunitas lokal.

Proses berbagi ilmu ini berlangsung sangat interaktif, diskusi yang mengalir membuktikan bahwa ada haus akan pengetahuan di tingkat akar rumput. Bukan sekadar teori di atas kertas, metode penyuluhan yang digunakan menitikberatkan pada contoh contoh praktis yang mudah dicerna, mulai dari lingkungan keluarga hingga pasar yang lebih luas. Hasilnya para peserta kini memiliki bekal untuk mengevaluasi posisi usaha mereka dan menentukan langkah strategis yang lebih presisi, menciptakan harapan baru bagi keberlanjutan ekonomi di wilayah Tangerang Selatan.

Dampak dari kegiatan ini tidak berhenti saat koneksi Zoom terputus, melainkan terus berlanjut sebagai materi pengkayaan bagi mahasiswa di kampus, memastikan bahwa nilai nilai pengabdian ini juga mengalir ke generasi masa depan. Langkah kecil ini adalah bagian dari komitmen besar BINUS University untuk terus memberdayakan masyarakat melalui ilmu pengetahuan yang humanis dan profesional. Apakah Anda terinspirasi untuk menjadi bagian dari perubahan positif ini atau memiliki ide kolaborasi yang dapat memperkuat UMKM di sekitar Anda, mari sampaikan ide dan dukungan Anda melalui kolom komentar atau hubungi kami untuk mewujudkan lebih banyak kisah sukses bagi masyarakat Indonesia.