Loading
Loading...
Menu BINUS

Menghidupkan Kembali Gunung Lawu: Langkah Nyata Komunitas dan Akademisi dalam Bisnis Karbon

Di tengah megahnya lanskap Gunung Lawu tersimpan sebuah tantangan ekologis yang serius, degradasi hutan dan perluasan lahan kritis mulai mengancam kapasitas hidrologi serta meningkatkan risiko bencana bagi warga sekitar. Menyadari hal ini Dr Anton Dwi Fitriyanto M Kom seorang dosen dari Jurusan Manajemen Binus Business School hadir membawa secercah harapan melalui kegiatan diseminasi bertajuk Pengenalan Bisnis Carbon Perlindungan Hutan dan Pengembalian Lahan Kritis Gunung Lawu. Langkah ini bukan sekadar tugas akademik, melainkan pelaksanaan sebuah misi kemanusiaan untuk menyelaraskan perlindungan alam dengan peningkatan ekonomi masyarakat lokal melalui instrumen hijau yang berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung pada 12 Desember 2025 di Nava Hotel Resort Tawangmangu ini mempertemukan semangat akademisi dengan kearifan lokal Komunitas Gunung Lawu. Dengan pendekatan kualitatif partisipatif suasana diskusi terasa begitu hidup dan emosional, para anggota komunitas tidak hanya duduk mendengarkan tetapi aktif berbagi keresahan mereka mengenai kondisi hutan yang kian memprihatinkan. Melalui paparan kebijakan dan lokakarya pemetaan peluang usaha Dr Anton mencoba menjembatani kesenjangan pengetahuan teknis agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam ekosistem perdagangan karbon nasional, tetapi menjadi aktor utama yang berdaya.

Namun perjalanan menuju kemandirian ekologis ini tidaklah instan. Hasil kajian mendalam selama kegiatan menunjukkan bahwa meskipun komunitas memiliki semangat partisipasi yang luar biasa mereka masih terbentur keterbatasan akses pendanaan dan kesiapan kelembagaan untuk menginisiasi proyek karbon. Di sinilah peran Binus University hadir sebagai pendamping yang memberikan pemahaman bahwa menjaga pohon tetap berdiri kini memiliki nilai ekonomi yang nyata melalui mekanisme REDD+ dan rehabilitasi lahan kritis. Ada rasa haru sekaligus optimisme saat para peserta mulai menyadari bahwa pelestarian spesies endemik di tanah kelahiran mereka dapat menjadi warisan bagi anak cucu sekaligus penopang ekonomi keluarga.

Sebagai buah dari sinergi ini lahirlah Rekomendasi Peluang Bisnis Karbon Bersama Komunitas Gunung Lawu yang merumuskan empat jalur strategis, mulai dari perlindungan hutan berbasis masyarakat hingga integrasi teknologi pemantauan MRV untuk menjaga kredibilitas proyek. Visi besarnya adalah menciptakan tata kelola desa yang kuat, di mana teknologi dan alam berjalan beriringan untuk memulihkan ekosistem Lawu. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen Binus dalam memberdayakan masyarakat, membuktikan bahwa inovasi bisnis dan kepedulian lingkungan adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan demi keberlangsungan bumi.

Kisah dari lereng Gunung Lawu ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kepedulian yang tulus dan kolaborasi yang erat. Kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan paru paru bumi tetap berdenyut demi masa depan yang lebih hijau. Mari kita dukung terus berbagai inisiatif pengabdian masyarakat yang inspiratif ini. Apakah Anda siap untuk berkontribusi dalam aksi nyata pemberdayaan komunitas bersama kami, mari bergabung dan temukan berbagai peluang kolaborasi di laman Community Empowerment BINUS University.

OUR TEAMS ARE HERE TO HELP
Wer’e commetidot empouring a waist expertngdiance and tailored solutions.