Tantangan Dunia Pendidikan Dalam Industri 4.0

 Jakarta, 4 Desember 2019– Semakin maju dan berkembangnya kemajuan Industri 4.0 menjadi tantangan yang perlu dihadapi oleh berbagai lini, tidak terkecuali dunia pendidikan saat ini. Istilah Industri 4.0 sendiri sebenarnya pertama kali dikaji di Hannover Fair 2011. Sejak itu, perubahan besar terjadi di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan. Tantangan pendidikan pada era Industri 4.0. secara tidak langsung telah mengubah pola pemikiran, cara pembelajaran, serta tingkah laku siswa dalam menciptakan berbagai inovasi. Perubahan yang mendasar ini juga menghasilkan beberapa keuntungan lainnya seperti penurunan tingkat pengangguran di Indonesia, terutama dalam persaingan pasar global. Banyak aspek di era digital 4.0 ini yang dapat mengubah cara berpikir seseorang, salah satunya melalui penerapan dan penyampaian ilmu (sharing knowledge) yang menggunakan teknologi (seperti belajar melalui internet) dengan berpartisipasi dalam pengembangan ide dan pengetahuan dengan menggabungkan aspek-aspek yang dianggap muncul, berinteraksi, dan muncul dalam aktivitas masalah sosial.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Binus University akan terus berinovasi menciptakan lingkungan pendidikan yang ideal dengan memanfaatkan keunggulan teknologi tepat guna, mampu memenuhi kebutuhan talenta berkualitas di Era Industri 4.0, seperti yang dilakukan oleh Bapak Johan, S.Kom, MM yang   menjadi Keynote Speaker dalam Workshop Roadshow di Makasar dan Manado pada Bulan November Tahun 2019.

 

Selain itu, masyakat dan geneari muda juga harus melengkapi dirinya dengan peningkatan skill dan kemampuan yang mumpuni yang mampu mengimbangi kemajuan teknologi yang pesat sehingga masyarakat Indonesia tidak akan tertinggal dengan SDM dari negara lain. Melalui peningkatan inovasi pembelajaran tersebut maka diharapkan akan dapat semakin meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia dengan sistem pembelajaran yang efisien, efektif dan unggul. (PUTI)