Menyemai Benih Inovasi: Kisah BINUS Management Menginspirasi Wirausahawan Muda di Bekasi

Pendidikan sejati tidak hanya berhenti di dalam ruang kelas universitas, melainkan saat ilmu tersebut mampu menyentuh kehidupan dan membangkitkan harapan baru di tengah masyarakat. Pada 18 Desember 2025, semangat inilah yang membawa tim dari Program Studi Management BINUS University melangkah menuju SMA PB Soedirman 2 Bekasi. Bukan sekadar kunjungan biasa, hari itu menjadi momen refleksi di mana teori bertemu dengan antusiasme murni dari para siswa yang tengah berada di persimpangan jalan dalam menentukan masa depan mereka. Di tengah riuhnya suasana sekolah, kami membawa sebuah visi: untuk membuktikan bahwa kewirausahaan bukan sekadar tentang mencari keuntungan, melainkan tentang keberanian menciptakan solusi bagi dunia.

Di balik layar kegiatan ini, terdapat kolaborasi harmonis antara pengalaman dosen dan energi mahasiswa yang dilaksanakan oleh Bapak Chandra Restu Pradipto sebagai Ketua Tim Pengusul. Bersama beliau, tiga mahasiswa yang berdedikasi—Audrey Herdit, Michelle Velove, dan Fadhil Irfan—turut terjun langsung untuk membagikan ilmu yang mereka pelajari di kampus. Kehadiran tim ini di SMA PB Soedirman 2 Bekasi bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan realitas praktis, memberikan gambaran nyata kepada para siswa bahwa impian untuk menjadi seorang pengusaha sukses dapat dimulai sejak dini dengan langkah-langkah yang terukur dan inovatif.

Kami menyadari bahwa cara terbaik untuk belajar adalah dengan mencoba. Oleh karena itu, alih-alih memberikan ceramah yang membosankan, tim Management BINUS menghadirkan permainan simulasi interaktif yang dirancang khusus untuk memperkenalkan metode Design Thinking dan Business Model Canvas (BMC). Suasana kelas seketika berubah menjadi laboratorium kreatif saat para siswa diajak untuk membedah masalah, merancang solusi, hingga menyusun strategi operasional dan pelayanan pelanggan secara langsung. Melihat binar mata mereka saat berhasil memecahkan tantangan dalam simulasi tersebut memberikan rasa haru tersendiri; sebuah bukti bahwa potensi besar seringkali hanya membutuhkan sedikit dorongan dan alat yang tepat untuk meledak menjadi sebuah inovasi.

Lebih dari sekadar mengajarkan bisnis, kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi BINUS University terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam memberikan Pendidikan Berkualitas (Goal 4) serta mendukung Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yang Layak (Goal 8). Dengan membekali generasi muda keterampilan kewirausahaan, kita secara tidak langsung sedang membangun benteng pertahanan untuk mengentaskan kemiskinan (Goal 1) di masa depan. Dampak emosional yang tercipta dari interaksi ini jauh melampaui angka-angka laporan; ini adalah tentang menanamkan kepercayaan diri pada anak-anak muda bahwa mereka memiliki kekuatan untuk mengubah hidup mereka dan lingkungan sekitarnya melalui kreativitas dan kemandirian ekonomi.

Perjalanan di Bekasi ini hanyalah satu dari sekian banyak langkah kecil BINUS University dalam upaya terus memberdayakan komunitas di seluruh Indonesia. Kami percaya bahwa setiap interaksi, setiap diskusi, dan setiap simulasi yang kita lakukan hari ini adalah investasi berharga bagi masa depan bangsa yang lebih cerah dan mandiri secara ekonomi. Pengabdian masyarakat bukan hanya sebuah tugas, melainkan sebuah kehormatan bagi kami untuk dapat terus bertumbuh bersama Anda semua. Mari bersama-sama kita teruskan semangat pemberdayaan ini di lingkungan kita masing-masing.-