Menyuarakan Rasa, Menembus Batas: Cerita di Balik Wajah Baru Hataraya Food

Di sudut kota Malang yang tenang, tepatnya di Araya Mansion, tercium aroma gurih kripik sumpia yang telah menjadi saksi perjuangan Ibu Hayatun Nuchus dalam membangun Hataraya Food. Layaknya banyak pejuang UMKM lainnya, produk Hataraya memiliki kualitas rasa yang otentik, namun seringkali terbentur dinding tak kasat mata: bagaimana cara menceritakan nilai produk ini kepada dunia yang lebih luas? Di sinilah kami, tim dosen dari Digital Language Learning Center dan Character Building Development Center BINUS University, hadir untuk melangkah bersama melalui program pendampingan pengembangan profil usaha yang dimulai pada Desember 2025 yang dilaksanakan oleh Pandu Meidian Pratama.

Kami memahami bahwa sebuah company profile bukan sekadar lembaran kertas atau dokumen digital; ia adalah identitas, visi, dan harapan seorang pengusaha. Dalam sesi brainstorming yang penuh kehangatan, tim kami yang terdiri dari para ahli seperti Ibu Asih Zunaidah dan rekan-rekan, duduk bersama Ibu Hayatun untuk menggali lebih dalam tentang filosofi di balik kripik sumpia miliknya. Kami menemukan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya eksposur dan belum adanya strategi komunikasi bisnis yang efektif untuk menjangkau pasar internasional, meski potensi produknya begitu besar.

Proses kreatif ini dilakukan dengan pendekatan yang sangat personal namun profesional. Melalui tahap identifikasi kebutuhan, kami memetakan target audiens mulai dari tetangga sekitar hingga calon mitra bisnis global. Kami tidak hanya menyusun ulang narasi dalam Bahasa Indonesia agar terasa lebih dekat di hati konsumen lokal, tetapi juga menyajikannya dalam versi Bahasa Inggris yang komunikatif. Langkah bilingual ini diambil secara strategis untuk meruntuhkan batasan bahasa dan membuka gerbang peluang bagi Hataraya Food agar bisa bersaing di panggung nasional maupun global.

Dampak dari kolaborasi ini mulai terasa saat draf profil usaha yang lebih representatif mulai terbentuk. Dengan struktur yang menarik dan bahasa yang mudah dipahami, jati diri Hataraya Food kini terpancar lebih profesional dan kredibel. Kami percaya bahwa setiap kata yang dipilih memiliki kekuatan untuk meyakinkan calon mitra dan membangkitkan kebanggaan bagi sang pemilik. Inilah esensi dari misi BINUS University: tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga memberdayakan dan berjalan beriringan dengan masyarakat untuk mencapai kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Kisah Hataraya Food adalah satu dari sekian banyak langkah nyata BINUS dalam membangun komunitas yang tangguh. Keberhasilan UMKM adalah keberhasilan kita semua, dan setiap dukungan kecil dapat menjadi katalisator bagi perubahan besar. Mari terus dukung pertumbuhan produk lokal dan jadilah bagian dari perjalanan inspiratif ini.-