Dunia digital bukan sekadar tentang barisan kode yang rumit, melainkan tentang bagaimana kita menciptakan jembatan emosi antara teknologi dan manusia. Semangat inilah yang dibawa dan dilaksanakan oleh Bapak Edi Purnomo Putra, S.Kom, M.MSI, seorang dosen Sistem Informasi dari BINUS University, saat melangkah masuk ke ruang kelas SMA Regina Pacis Solo pada 10 Desember 2025. Di hadapan sekitar 40 siswa yang antusias, kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai bukan dengan teori yang berat, melainkan dengan sebuah pertanyaan sederhana tentang bagaimana sebuah aplikasi bisa terasa begitu personal dan mudah digunakan oleh setiap orang.
Pelatihan User Experience UX ini menjadi sangat krusial karena di tangan generasi muda inilah wajah teknologi masa depan akan dibentuk. BINUS University menyadari bahwa membekali siswa SMA dengan kemampuan empathy driven design adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan solusi digital yang lebih manusiawi. Sepanjang sesi, para siswa tidak hanya diajak untuk memahami estetika visual, tetapi juga menyelami persoalan pengguna secara mendalam, belajar bahwa sebuah inovasi hanya akan bermakna jika ia mampu menyelesaikan masalah nyata di masyarakat.
Suasana kelas berubah menjadi laboratorium kreatif yang hangat dan penuh tawa saat para siswa mulai mempraktikkan metode pelaksanaan kegiatan melalui pembuatan padlet. Ada binar kebanggaan di mata mereka ketika berhasil memvisualisasikan ide ide solutif yang selama ini hanya tersimpan di kepala. Inilah momen emosional yang menjadi inti dari pengabdian ini, melihat kepercayaan diri tumbuh pada diri anak muda saat mereka menyadari bahwa suara dan kreativitas mereka memiliki kekuatan untuk membuat perubahan melalui teknologi.
Keberhasilan program ini terpotret jelas dari antusiasme siswa yang melampaui ekspektasi, menunjukkan bahwa pendidikan teknologi yang inklusif adalah kunci pemberdayaan komunitas. Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, materi dari pelatihan ini pun diintegrasikan sebagai pengayaan mata kuliah di BINUS University, memastikan bahwa pengalaman berharga di lapangan ini juga dapat dipelajari oleh mahasiswa lainnya. Hal ini membuktikan bahwa dedikasi seorang dosen seperti Bapak Edi Purnomo Putra mampu menciptakan sinergi yang harmonis antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat nyata.
Perjalanan untuk memberdayakan nusantara tidak berhenti di Solo, masih banyak sekolah dan komunitas yang menunggu untuk kita sentuh dengan ilmu dan inovasi. Kami mengundang Anda, baik dosen maupun mahasiswa, untuk terus bergerak bersama BINUS University dalam menebar inspirasi dan dampak nyata bagi bangsa. Mari bergabung dalam misi mulia ini dan jadilah bagian dari perubahan besar selanjutnya melalui program program Community Empowerment kami, karena setiap kontribusi Anda adalah langkah nyata bagi masa depan Indonesia yang lebih baik.-