Desain Arsitektur Merek: Studi Kasus Yayasan Khoiru Ummah

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul Desain Arsitektur Merek, Studi Kasus Yayasan Khoiru Ummah merupakan program perancangan dan pendampingan yang ditujukan bagi yayasan serta lembaga pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Erik Arma Yuda selaku ketua tim pengusul, bersama anggota tim Reven Praga Deva, sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam membantu penguatan identitas visual lembaga pendidikan berbasis nilai sosial dan keagamaan.

Pengabdian ini berfokus pada perancangan arsitektur merek yang terstruktur dan konsisten untuk Yayasan Khoiru Ummah. Melalui pendekatan desain komunikasi visual, Erik Arma Yuda dan Reven Praga Deva melakukan analisis terhadap visi, misi, serta karakter lembaga guna memastikan bahwa identitas merek yang dirancang mampu merepresentasikan nilai, tujuan, dan citra yayasan secara tepat dan berkelanjutan.

Proses pendampingan dilakukan secara bertahap selama tiga bulan, mencakup diskusi kebutuhan mitra, eksplorasi konsep visual, hingga pengembangan logo utama beserta elemen pendukungnya. Dalam tahap ini, tim pengabdian tidak hanya menghasilkan desain, tetapi juga memberikan pemahaman kepada pihak yayasan mengenai pentingnya konsistensi merek dalam membangun kepercayaan publik dan meningkatkan profesionalisme lembaga pendidikan.

Luaran utama dari kegiatan ini adalah logo yayasan beserta panduan penggunaannya yang disusun secara sistematis. Panduan tersebut dirancang agar pihak Yayasan Khoiru Ummah dapat menerapkan identitas merek secara konsisten di berbagai media komunikasi, baik cetak maupun digital. Dengan adanya panduan ini, yayasan diharapkan mampu menjaga keseragaman visual dalam setiap aktivitas dan publikasi yang dilakukan.

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini menunjukkan peran strategis desain dalam mendukung pengembangan yayasan dan lembaga pendidikan. Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Erik Arma Yuda dan Reven Praga Deva, Yayasan Khoiru Ummah memperoleh identitas merek yang lebih kuat, profesional, dan mudah dikenali, sehingga mampu mendukung keberlanjutan lembaga dalam menjalankan fungsi pendidikan dan sosialnya.