Loading
Loading...
Menu BINUS

Dari Limbah Menjadi Furniture, Siswa Tirtomoyo Belajar Menciptakan Produk Berkelanjutan

Potongan kayu, sisa plywood, dan kepingan laminasi sering kali dianggap sebagai bahan yang sudah tidak berguna setelah proses produksi furnitur selesai. Bagi sebagian pengrajin, sisa material tersebut dapat menjadi pekerjaan tambahan yang akhirnya berujung pada pembuangan atau pembakaran. Padahal, di balik potongan-potongan kecil itu, ada peluang untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Kesempatan untuk melihat limbah dengan cara berbeda dapat dimulai sejak usia sekolah, ketika rasa ingin tahu dan kreativitas masih terus berkembang.

Pengelolaan limbah industri interior menjadi salah satu tantangan yang berkaitan dengan keberlanjutan lingkungan. Sisa kayu, plywood, dan bahan pelapis yang tidak dimanfaatkan dapat menambah beban lingkungan, sementara pengolahannya berpotensi menghasilkan produk dengan nilai guna dan nilai ekonomi. Melalui teknik upcycling, material sisa dapat diolah menjadi barang baru yang memiliki fungsi dan tampilan menarik. Pemahaman ini penting diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka melihat bahwa menjaga lingkungan dapat berjalan seiring dengan keterampilan berkarya dan tumbuhnya peluang usaha kreatif.

Gagasan tersebut diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat “Pelatihan Upcycling Limbah Industri Interior untuk Produk Furniture Berkelanjutan”, yang dilaksanakan pada Senin, 16 Desember 2024, di MTs Dzunurroin II, Dusun Terongdowo, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Kegiatan dalam skema BINUS Bangun Desa ini dipimpin oleh Andi Pramono, S.T., M.Arch., bersama Tiara Ika Widia Primadani, S.T., M.Ds., Agung Purnomo, S.P., MBA, dan Rr Ratna Amalia Rahayu, M.Ds., serta melibatkan tujuh mahasiswa BINUS dan dua aplikator furniture. Dengan pendekatan design thinking, tim mengajak siswa mengenali persoalan limbah, memahami peluang pemanfaatannya, lalu mempraktikkan pengolahan bahan sisa menjadi produk. Para peserta belajar menyusun potongan plywood menjadi papan blok (blockboard), merakitnya menjadi bentuk meja, serta menghias permukaannya menggunakan potongan HPL dengan warna dan motif yang beragam.

Antusiasme siswa terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 80 orang, melampaui rencana awal sebanyak 55 siswa. Dalam sesi praktik, siswa bekerja dalam kelompok dan mendapat kesempatan mengenal proses pengolahan material secara langsung. Mereka juga belajar bahwa potongan plywood dan serbuk kayu masih dapat dimanfaatkan, sementara kepingan HPL dapat disusun menjadi permukaan meja yang menarik. Dari 65 siswa yang mengisi kuesioner evaluasi, 33 siswa memberikan nilai 10 dari skala 1–10, 12 siswa memberi nilai 9, dan 8 siswa memberi nilai 8. Secara keseluruhan, 81,6% responden memberikan nilai 8–10 terhadap kegiatan tersebut. Sejumlah siswa juga berharap ada pelatihan lanjutan dengan proyek berbeda, seperti meja belajar, lampu gantung, dan produk furniture lainnya. Hasil ini menunjukkan respons positif terhadap pengalaman belajar yang diberikan, meskipun dampak jangka panjang terhadap perubahan perilaku atau terbentuknya usaha baru belum diukur dalam laporan.

Pengalaman di Tirtomoyo memperlihatkan bahwa keterampilan mengolah limbah dapat dikenalkan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketika siswa diberi kesempatan mencoba, merancang, dan menyelesaikan sebuah produk, mereka memperoleh gambaran awal tentang hubungan antara kreativitas, pemanfaatan material, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kolaborasi dosen, mahasiswa, tenaga profesional, dan pihak sekolah membuka ruang bagi pengetahuan untuk diterapkan secara nyata. Ke depan, keterampilan ini berpotensi dikembangkan melalui latihan lanjutan dan proyek yang lebih beragam, sejalan dengan semangat Community Empowerment BINUS untuk mendukung masyarakat melalui pembelajaran yang relevan, kreatif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.

OUR TEAMS ARE HERE TO HELP
Siap berkolaborasi? Hubungi kami untuk konsultasi dan kolaborasi lebih lanjut.
CE Admin
cda@binus.edu
+62 812-9594-2902 / +62 812-9594-2904 (WA Only)