Loading
Loading...
Menu BINUS

Ketika Potensi Wisata Labuan Bajo Bertemu dengan Pertanian Masyarakat

Di Labuan Bajo, kehidupan masyarakat berjalan berdampingan dengan pesona alam yang terus menarik perhatian banyak orang. Di balik ramainya wisatawan dan berkembangnya berbagai aktivitas pariwisata, ada masyarakat yang setiap hari mengandalkan sumber daya di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pertanian menjadi salah satu bagian dari kehidupan tersebut. Ketika potensi pertanian dan pariwisata dapat saling terhubung, muncul peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan sumber penghasilan sekaligus memperkenalkan kekayaan lokal dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka.

Pengembangan pariwisata yang tumbuh bersama masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar tempat yang indah untuk dikunjungi. Masyarakat juga perlu memiliki ruang untuk mengambil peran dan merasakan manfaat dari perkembangan ekonomi di wilayahnya. Karena itu, integrating agro-tourism atau integrasi agrowisata menjadi salah satu pendekatan yang menarik untuk dikembangkan di Labuan Bajo. Menghubungkan aktivitas pertanian dengan pengalaman wisata dapat membuka peluang baru bagi masyarakat, mulai dari pengenalan produk lokal hingga terciptanya kegiatan ekonomi yang mendukung pekerjaan dan pendapatan secara berkelanjutan.

Gagasan tersebut menjadi bagian dari kegiatan BINUS Bangun Desa yang melibatkan komunitas di Labuan Bajo dan berada dalam klaster Government Institutions. Melalui bidang keilmuan Manajemen, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada 14 April 2026 pukul 08.00–16.00 di Labuan Bajo dengan dukungan pendanaan dari BINUS. Pendekatan yang digunakan berangkat dari kebutuhan untuk melihat potensi wilayah secara lebih menyeluruh, dengan menghubungkan kekuatan sektor pertanian dan pariwisata sebagai bagian dari peluang ekonomi masyarakat. Kolaborasi dengan komunitas menjadi penting agar pengembangan yang dibicarakan tetap berpijak pada kondisi dan potensi yang ada di wilayah setempat.

Dari kegiatan tersebut, tersedia materi utama dan laporan akhir yang menjadi bagian dari dokumentasi proses pengabdian. Dampak kegiatan tercermin melalui Impact Proxy Score sebesar 13, dengan fokus pada Decent Work and Economic Growth atau pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Angka tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan diarahkan pada penguatan peluang ekonomi yang berkaitan dengan potensi masyarakat dan wilayah. Lebih jauh, integrasi pertanian dan pariwisata dapat menjadi ruang untuk membangun cara pandang baru: hasil pertanian, aktivitas masyarakat, dan kekayaan lokal dapat memiliki nilai tambah ketika dikelola dan diperkenalkan sebagai bagian dari pengalaman wisata.

Labuan Bajo terus berkembang, dan pertumbuhan tersebut membawa kesempatan sekaligus tanggung jawab untuk memastikan masyarakat setempat tetap menjadi bagian penting di dalamnya. Kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan akademisi dapat membuka percakapan yang lebih luas mengenai bagaimana potensi lokal dikembangkan tanpa kehilangan hubungan dengan kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian yang berkelanjutan, Community Empowerment BINUS berupaya menghadirkan pengetahuan dan kolaborasi yang dapat mendukung masyarakat dalam melihat peluang di sekitarnya. Dari pertanian hingga pariwisata, setiap potensi lokal memiliki cerita dan nilai yang dapat tumbuh ketika masyarakat diberi ruang untuk ikut mengembangkannya.

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.

OUR TEAMS ARE HERE TO HELP
Siap berkolaborasi? Hubungi kami untuk konsultasi dan kolaborasi lebih lanjut.
CE Admin
cda@binus.edu
+62 812-9594-2902 / +62 812-9594-2904 (WA Only)