Loading
Loading...
Menu BINUS

Personal Branding Perempuan UMKM: Berani Tampil, Bangun Kepercayaan

Bagi banyak perempuan yang sedang membangun usaha, memiliki produk berkualitas belum tentu membuat bisnisnya mudah dikenal. Ada yang masih ragu memperkenalkan diri, kesulitan menjelaskan keunggulan produknya, atau belum percaya diri ketika harus berbicara di hadapan calon pelanggan. Padahal, di balik setiap usaha terdapat cerita tentang perjuangan, pengalaman, dan harapan untuk membangun kehidupan ekonomi yang lebih mandiri. Keberanian untuk menunjukkan potensi diri menjadi salah satu langkah penting agar cerita dan nilai di balik usaha tersebut dapat dikenal lebih luas.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin terbuka, personal branding untuk perempuan UMKM menjadi salah satu bekal untuk membangun identitas dan kepercayaan. Personal branding membantu pelaku usaha mengenali kekuatan dirinya, menentukan nilai yang ingin ditampilkan, dan menyampaikan karakter usahanya secara konsisten. Ketika pelanggan memahami siapa sosok di balik sebuah produk dan nilai yang diperjuangkannya, hubungan yang terbangun dapat menjadi lebih bermakna. Kemampuan ini juga membuka peluang bagi perempuan pelaku UMKM untuk memperluas jaringan, membangun reputasi, dan memperkenalkan usahanya dengan lebih percaya diri.

Pentingnya mengenali dan mengomunikasikan potensi diri menjadi bagian dari pendampingan UMKM bertema “Women Empowerment: Perempuan Berdaya untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi” dengan subtopik Personal Branding. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 April 2026, pukul 10.40–11.20 WIB, di Kampus BINUS Alam Sutera, Kota Tangerang, dengan melibatkan komunitas UMKM Tangerang Raya. Dr. Bhernadetta Pravita W., S.Sos., M.Si., dosen BINUS University dari bidang Communication, berkontribusi dalam pendampingan yang mengajak peserta mengenali kekuatan, karakter, dan nilai yang dapat ditampilkan dalam membangun identitas diri maupun usaha. Pendekatan ini menempatkan pengalaman peserta sebagai titik awal untuk memahami bagaimana personal branding dapat diterapkan dalam kegiatan bisnis sehari-hari.

Dengan Impact Proxy Score 6, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas perempuan pelaku UMKM dalam mengenali dan mengomunikasikan potensi diri. Pendampingan tersebut memberikan ruang untuk memahami bahwa personal branding dapat dibangun melalui keaslian, kejelasan pesan, dan konsistensi dalam memperkenalkan diri maupun usaha. Pemahaman ini berpotensi menjadi bekal bagi peserta ketika berinteraksi dengan pelanggan, memperkenalkan produk, dan membangun relasi bisnis. Untuk menilai perubahan yang dirasakan secara lebih konkret, diperlukan data tambahan mengenai hasil evaluasi peserta atau penerapan materi setelah kegiatan berlangsung.

Membangun kepercayaan diri dan identitas usaha membutuhkan proses yang terus berkembang seiring pengalaman. Setiap perempuan memiliki cerita, kemampuan, dan nilai yang dapat menjadi kekuatan dalam perjalanan bisnisnya. Ketika ruang belajar mempertemukan pengetahuan akademisi dengan kebutuhan nyata pelaku usaha, perempuan memperoleh kesempatan untuk melihat potensinya dari sudut pandang baru. Melalui Community Empowerment BINUS, kolaborasi dengan komunitas diharapkan terus menghadirkan pembelajaran yang relevan agar perempuan pelaku UMKM semakin berani menunjukkan kemampuan, memperluas peluang, dan memperkuat kemandirian ekonominya.

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.

OUR TEAMS ARE HERE TO HELP
Siap berkolaborasi? Hubungi kami untuk konsultasi dan kolaborasi lebih lanjut.
CE Admin
cda@binus.edu
+62 812-9594-2902 / +62 812-9594-2904 (WA Only)