Loading
Loading...
Menu BINUS

Merawat Potensi Lokal Lewat Inovasi Hospitality Agrobisnis di Labuan Bajo

Labuan Bajo dikenal sebagai salah satu destinasi yang tumbuh bersama geliat pariwisata. Di balik ramainya kunjungan wisatawan, masyarakat setempat juga menghadapi tantangan untuk memastikan potensi lokal dapat ikut tumbuh dan memberi manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Pelaku usaha dan komunitas membutuhkan cara baru untuk mengembangkan layanan hospitality sekaligus menghubungkannya dengan kekuatan agrobisnis yang ada di sekitar mereka. Di sinilah kebutuhan akan pengetahuan, kreativitas, dan keberanian untuk mencoba pendekatan baru menjadi semakin penting.

Perkembangan pariwisata membawa peluang ekonomi, tetapi peluang tersebut perlu dikelola agar dapat menciptakan nilai yang lebih luas bagi masyarakat. Inovasi hospitality agrobisnis menjadi salah satu pendekatan yang relevan karena mempertemukan kebutuhan sektor pelayanan wisata dengan potensi usaha berbasis pertanian dan produk lokal. Ketika keduanya dapat berjalan beriringan, masyarakat memiliki ruang untuk menciptakan pengalaman yang lebih khas sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berakar pada potensi daerah.

Melihat kebutuhan tersebut, dosen BINUS University, Andrianto Susilo, S.E., S.Kom., M.M.S.I., hadir melalui kegiatan KOMUNITAS JURUSAN dengan topik Business Model Innovation dan subtopik Inovasi Hospitality Agrobisnis. Kegiatan ini berlangsung pada 14 April 2026, pukul 10.00–12.00, di wilayah binaan Labuan Bajo. Dalam konteks komunitas jurusan, kegiatan diarahkan untuk memperkenalkan cara melihat peluang usaha secara lebih inovatif, terutama bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan melalui model bisnis yang relevan dengan kebutuhan hospitality dan agrobisnis. Pendekatan berbasis pengetahuan dan diskusi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat kembali potensi yang sudah dimiliki dari sudut pandang yang lebih luas.

Dampak kegiatan kemudian terlihat dari hadirnya pengetahuan dan materi yang dapat menjadi pijakan untuk memahami pengembangan model bisnis di tingkat komunitas. Materi kegiatan, proposal, dan laporan akhir menjadi bagian dari dokumentasi proses pembelajaran yang dapat digunakan sebagai referensi untuk pengembangan kegiatan selanjutnya. Lebih jauh, pembahasan mengenai inovasi hospitality agrobisnis membuka perspektif bahwa produk dan potensi lokal memiliki peluang untuk mendapatkan nilai tambah ketika dikelola dengan memahami kebutuhan pasar, pengalaman pelanggan, serta karakteristik daerah. Proses berbagi pengetahuan seperti ini memberi masyarakat bekal untuk mengenali peluang yang mungkin sebelumnya belum terlihat.

Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat pada akhirnya menemukan maknanya ketika pengetahuan dapat diterjemahkan menjadi sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Labuan Bajo memiliki potensi yang terus berkembang, dan keberlanjutan pertumbuhan tersebut membutuhkan keterlibatan masyarakat yang mampu beradaptasi dengan perubahan. Melalui Community Empowerment BINUS, kontribusi akademisi diarahkan untuk berjalan bersama komunitas, membuka ruang belajar, dan memperkuat kapasitas lokal secara berkelanjutan. Dari ruang-ruang kolaborasi semacam inilah, inovasi dapat tumbuh secara lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat dan tetap berakar pada potensi yang mereka miliki.

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.

OUR TEAMS ARE HERE TO HELP
Siap berkolaborasi? Hubungi kami untuk konsultasi dan kolaborasi lebih lanjut.
CE Admin
cda@binus.edu
+62 812-9594-2902 / +62 812-9594-2904 (WA Only)