Loading
Loading...
Menu BINUS

Mengenalkan Banyumaro Adventure Lewat Video Dokumenter, Membuka Peluang Wisata Desa Wringinanom

Di Desa Wringinanom, Kabupaten Malang, alam menyimpan banyak pengalaman yang bisa dinikmati pengunjung. Aliran sungai Banyumaro menawarkan keseruan river tubing dengan pemandangan alami yang cocok untuk melepas penat. Di balik potensi tersebut, pengelola wisata menghadapi tantangan untuk mengenalkan daya tarik Banyumaro Adventure kepada lebih banyak orang. Keindahan yang tersedia di sekitar desa membutuhkan cara penyampaian yang menarik agar calon wisatawan dapat mengenal pengalaman yang ditawarkan sebelum datang berkunjung.

Bagi pengelola wisata desa, promosi menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Selama ini, pemasaran Banyumaro Adventure masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia dalam pemanfaatan teknologi dan pembuatan konten digital. Padahal, video promosi wisata dapat membantu calon pengunjung melihat suasana lokasi, aktivitas yang tersedia, dan pengalaman yang bisa mereka rasakan. Melalui promosi digital wisata, potensi lokal memiliki kesempatan untuk menjangkau audiens yang lebih luas melalui platform seperti YouTube dan Instagram, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.

Tantangan tersebut menjadi dasar kegiatan pengabdian kepada masyarakat Universitas Bina Nusantara pada 2024 bertajuk Teknologi Tepat Guna Penguatan Promosi Wisata Banyumaro Adventure, Desa Wringinanom Melalui Pembuatan Video Dokumenter. Kegiatan yang dipimpin Bhekti Setyowibowo, S.Ikom., M.Si., bersama Yudhistya Ayu Kusumawati, S.Sn., M.Ds., Frederik Masri Gasa, S.IP., M.Si., dan Hamzah Ramadhan, B.A., M.A., ini melibatkan mahasiswa untuk mendampingi pengelola wisata. Bersama Galuh selaku ketua Pokdarwis sekaligus pengelola Banyumaro Adventure, tim berupaya memperkuat kemampuan promosi melalui pendekatan digital. Prosesnya mencakup produksi video dokumenter, mulai dari pengambilan gambar hingga penyuntingan, serta pendampingan terkait konten promosi yang dapat dimanfaatkan melalui media digital.

Salah satu luaran utama kegiatan ini adalah video dokumenter Banyumaro Adventure yang proses produksinya mencakup tahap pengambilan gambar dan pascaproduksi. Tim menggunakan kamera DSLR Canon EOS 70D, mikrofon clip-on Sennheiser, dan tripod untuk mendukung proses perekaman. Penyuntingan dilakukan melalui tahapan pengorganisasian rekaman, penyusunan adegan, pemotongan video, hingga penyelesaian hasil akhir. Laporan akhir juga mencatat bahwa luaran berupa prototipe telah tercapai dan video dokumentasi telah diunggah. Hasil ini memberikan pengelola materi promosi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi wisata kepada calon pengunjung. Namun, laporan belum mencantumkan angka perubahan jumlah penonton, kunjungan wisatawan, atau pendapatan setelah video diproduksi, sehingga dampak tersebut masih perlu dievaluasi lebih lanjut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keberlanjutan promosi wisata bergantung pada kemampuan pengelola untuk terus memanfaatkan media digital dan mengembangkan konten yang sesuai dengan daya tarik desanya. Video dokumenter dapat menjadi langkah awal untuk menceritakan pengalaman wisata Banyumaro Adventure dengan cara yang lebih dekat kepada calon pengunjung. Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan pengelola lokal juga membuka ruang bagi pengetahuan komunikasi dan kreativitas untuk diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat. Melalui semangat Community Empowerment BINUS, upaya seperti ini diharapkan dapat membantu potensi wisata desa memperoleh perhatian yang lebih luas dan mendukung tumbuhnya kegiatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.

OUR TEAMS ARE HERE TO HELP
Siap berkolaborasi? Hubungi kami untuk konsultasi dan kolaborasi lebih lanjut.
CE Admin
cda@binus.edu
+62 812-9594-2902 / +62 812-9594-2904 (WA Only)